Ini Cerita tentang Rafid Habibie yang Akan Ikuti Trial di Sporting Lisbon

Ini Cerita tentang Rafid Habibie yang Akan Ikuti Trial di Sporting Lisbon

Ini Cerita tentang Rafid Habibie yang Akan Ikuti Trial di Sporting Lisbon

Ini Cerita tentang Rafid Habibie yang Akan Ikuti Trial di Sporting Lisbon

Jakarta – Namanya memang tak setenar pesepakbola-pesepakbola Indonesia, karena dia merupakan pemain dari sebuah Sekolah Sepakbola (SSB). Tapi siapa sangka Muhammad Rafid Habibie mendapatkan kesempatan menjalani trial di klub Portugal, Sporting Lisbon.

Ya, nama Rafid memang luput dari media dan tidak banyak yang tahu tentangnya. Namanya menarik perhatian setelah diketahui dia mengikuti latihan bersama Bali United, sebagai persiapan mengikuti trial di Portugal.

Rafid adalah remaja berusia 15 tahun, anak sulung dari Rully Habibie, yang merupakan putra kedua Junus Effendy Habibie, yang adalah adik kandung BJ Habibie.

Dari kecil dia memang sudah akrab dengan si kulit bundar. Dia bergabung dengan SSB Sam’s Soccer Academy International (SSAI) untuk berlatih sepakbola.

Bersama SSB-nya tersebut, Rafid kerap kali mengikuti turnamen internasional di sejumlah negara. Dari situlah, skill dan kemampuannya terpantau Sporting.

Diceritakan Rully Habibie, pada November tahun lalu Rafid dan rekan-rekannya di SSB mengikuti sebuah turnamen di Spanyol. Mereka sempat singgah ke akademi Sporting Lisbon sekaligus mengikuti program pelatihan pendek.

Dari sekian banyak pemain, Rully dinilai memiliki potensi untuk menjadi pemain berbakat. Di situlah, tawaran untuk mencicipi mantan klub Cristiano Ronaldo itu datang.

“Dari situ beberapa pelatih akademi melihat Rafid ada potensi. Makanya kami sempat di undang ke akademi untuk trial, dia sendiri bersama murid-murid akademi lainnya,” ujar Rully kepada detiksport, Rabu (16/3).

Rencananya Rafid akan menjalani trial bersama Sporting Lisbon pada Mei mendatang. Jika penampilannya memuaskan, dia bakal direkrut.

“Jika lolos mungkin Rafid bisa masuk. Tapi jika tidak ya ini adalah pengalaman yang akan sangat berharga untuk dia. Kami sekeluarga hanya mendukung saja.”

Meski mencintai sepakbola, pria yang juga eks CEO PSM Makassar ini tidak menuntut anaknya itu menjadi pesepakbola. Sebab, pendidikan itu tetap nomor satu.

“Tapi bagi kami edukasi itu nomor satu. Sepakbola bisa jalan bersamaan tentunya. Tapi Rafid tentunya senang karena bisa mendapatkan kesempatan ini.”

Untuk mempersiapkan diri, Rafid kini mengikuti latihan bersama pelatih Indra Sjafri di Bali United. Dari latihan tersebut, anak pertama dari tiga bersaudara itu akan mengasah kemampuannya.

“Kebetulan coach Indra memberikan kesempatan kepada Rafid untuk membantu, melihat kemampuan Rafid, dan beliau mengarankan untuk bisa ikut latihan, sambil memberikan masukan kepada Rafid apa yang bisa dibenahi,” kata dia.