‘Messi Bukan Salah Satu Pemain Terbaik dalam Sejarah’

‘Messi Bukan Salah Satu Pemain Terbaik dalam Sejarah’

'Messi Bukan Salah Satu Pemain Terbaik dalam Sejarah'

‘Messi Bukan Salah Satu Pemain Terbaik dalam Sejarah’

Buenos Aires – Lionel Messi dikatakan sebagai satu diantara pemain paling hebat sekarang ini, meskipun tak masuk deretan pemain-pemain paling jempolan dalam histori. Penilaian itu dilontarkan General Manager Tim Nasional Argentina Carlos Bilardo.

Bln. Januari lantas Messi barusan mencapai Ballon d’Or ke lima sesudah tampilan apiknya berbarengan Barcelona th. lantas dengan mencapai treble, sebelumnya membawa Argentina ke final Copa America.

Dua bln. lantas Bilardo, yang pernah mengatasi timnas Argentina periode 1983–1990, menyebutkan kalau dianya tak berasumsi Messi sebagai pemain paling baik dalam sepakbola. Pria 76 th. itu saat ini mengelaborasi penilaiannya itu.

” (Alfredo) Di Stefano dahulu adalah seseorang Superman. Ia dapat memulai permainan di depan gawang sendiri serta menyelesaikannya di gawang lawan. Lalu ada Pele serta (Diego) Maradona, ” kata Bilardo pada Ole yang ditulis Soccerway.

” Saat ini ada Messi namun di masa tidak sama. Saya ketahui Messi bakal menang (Ballon d’Or), ia layak memperolehnya. Ada ketidaksamaan cukup besar pada dianya dengan Cristiano Ronaldo.

” Saya meletakkannya diantara satu diantara yang paling baik, namun tak dalam histori, hanya untuk sekarang ini saja. Ia telah meraih batasnya, ia tidak dapat mencetak kemenangan kian lebih yang telah ia peroleh, namun ia masihlah miliki misi untuk memenangkan Piala Dunia, ” sebutnya.

Di Argentina, Messi belum dapat mencapai berhasil seperti yang ia kerjakan di level club. Bukanlah tidak mungkin saja kalimat Bilardo ditujukan untuk melecut semangat pemain 28 th. itu. Toh ia juga membela Messi dari kritikan beberapa pengagum.

” Ia satu diantara yang paling baik didunia sekarang ini. Ia telah miliki pernyataan dari penjuru dunia, dari klubnya, serta ia harusnya bisa mengerjakannya disini (Argentina). Saya tidak terperanjat lewat cara mainnya, bertahun-tahun lantas saya telah memperkirakan bakal jadi seberapa utama dianya. Kita mesti berhenti mengkritiknya. Pada sehari ia dapat muak serta tidak ingin lagi kesini, ” papar Bilardo.