Sedang Menurun, Italia Tetap Dianggap Rival Berbahaya untuk Spanyol

Sedang Menurun, Italia Tetap Dianggap Rival Berbahaya untuk Spanyol

Sedang Menurun, Italia Tetap Dianggap Rival Berbahaya untuk Spanyol

Madrid – Menurunnya performa Italia membuat mereka makin tercecer. Meski begitu, Vicente del Bosque masih menganggap Italia sebagai rival sulit di Piala Eropa 2016.

Italia terbilang minim prestasi dalam beberapa tahun belakangan. Setelah menjuarai Piala Dunia 2006, belum ada turnamen mayor yang dimenangi Gli Azzurri.

Posisi Italia di daftar peringkat FIFA pun kini sudah ada di luar 10 besar. Per tanggal 3 Maret 2016, Italia menempati posisi ke-14, sudah kalah dari negara-negara seperti Belgia, Austria, dan Swiss.

Meski demikian, Del Bosque menolak untuk memandang sebelah mata Italia. Tim arahan Antonio Conte itu dinilainya akan jadi salah satu pesaing kuat di Piala Eropa 2016 mendatang.

“Peringkat kalian sedang turun, tapi sudah menjaga esensi sejati dari sepakbola Italia. Pekan lalu saya melihat Juventus di Munich, dan saya bisa melihat Italia sangat dekat dengan model itu: tekanan, mengerahkan sekuat tenaga, tidak membiarkan lawan melukai mereka,” ujar Del Bosque kepada Gazzetta dello Sport.

“Ya, Italia belum menemukan striker kelas dunia, meski demikian, mereka tetap tim yang sulit untuk dihadapi,” lanjut pelatih yang membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 itu.

“Saya tidak melihat adanya tanda berhenti dalam sepakbola Italia. Saya masih menganggap Italia sebagai bagian dan sepakbola modern dan sulit untuk lawan manapun. Klub-klub besar Eropa mencari pelatih-pelatih Italia dan baru setahun lalu Juventus mencapai final Liga Champions.”

Hari Jumat (25/3/2016) dinihari WIB, Spanyol dan Italia akan berhadapan dalam laga persahabatan di Udine. Ini akan jadi kesempatan pertama Del Bosque melawan Italia-nya Conte.

“Saya ingat Juventus-nya Conte memulai dengan kemampuan untuk beradaptasi dan mengubah kulit mereka: mereka bisa menekan tapi juga turun bertahan, menunggu dan menyerang dengan serangan balik dengan beberapa sentuhan dan kecepatan tinggi dalam transisi,” ucap Del Bosque soal penilaiannya terhadap tim yang dilatih Conte.

“Struktur dalam bertahan adalah inti dari Juventusnya dan itulah dasar segalanya. Sejujurnya, saya tidak melihat perbedaan besar antara ini dengan Italia-nya Cesare Prandelli,” imbuhnya.